Berdasarkan sejarah terbentuknya, Desa Dempel dibagi atas tiga kelompok. Sekitar tahun 1926 yang bernama Martoseno memiliki keinginan untuk menyatukan untuk menyatukan masyarakat yang bermukim masih berkelompok, bergerombol (pating krempel), terpisah-pisah dijadikan satu (Agrempel) yang dipimpin oleh kepala desa. Maka terbentuklah desa yang hanya memiliki tiga kasun. Kepala Desa Martoseno telah memberikah tonggak sejarah berdirinya nama Desa Dempel, sekaligus menjadi kepala desa yang pertama. Kecocokan pemberian nama Desa Dempel bisa dirasakan ...